Perjanjian-perjanjian yang mengakhiri Perang Dunia II

Perjanjian-perjanjian yang mengakhiri Perang Dunia II


Terdapat beberapa Perjanjian yang mengakhiri Perang Dunia II, Antara lain:

1. Perjanjian Potsdam pada Agustus 1945 yang dihadiri Truman (Amerika Serikat), Stalin (RUsia), dan Winston Chusrcill ( Ingggris) untuk menentukan nasib Jerman.

Isi Perjanjian Potsdam, antara lain:
  • Jerman dibagi menjadi dua daerah pendudukan.Jerman Timur yang diduduki Rusia, dan Jerman Barat yang diduduki oleh Amerika Serikat, dan Prancis.
  • Kota Berlin di Jerman Timur dibagi menjadi 4 wilayah pendudukan. Berlin Timur dikuasai oleh Rusia, sedangkan Berlin Barat diduduki Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis.
  • Jerman wajib mengurangi angkatan perangnya.
  • Pengadilan untuk penjahat perang.
  • Jerman wajib membayar ganti rugi perang.
  • Danzig dan daerah Jerman sebelah Timur sungai Order dan Niesse diberikan kepada Polandia.

2. Perjanjian antara Sekutu dengan Jepang, di sahkan di San Frasisco pada tanggal 08 September 1945, seperti berikut ini:
  • Untuk sementara kepulauan Jepang di pemerintah oleh tentara pendudukan Amerika Serikat.
  • Pulau Kurile dan Shakalin diserahkan kepada Rusia.
  • Manchuria dan Taiwan diserahkan kepada Tiongkok.
  • Pengadilan pada penjahat perang
  • Jepang diharuskan membayar kerugian perang
Perjanjian-perjanjian yang mengakhiri Perang Dunia II
Batu Peringatan Perjanjian San Francisco di Shimo-maruko, distrik Ohta, Tokyo.


3. Perjanjian di Paris tahun 1947 menetukan nasib Italia yang berisi:
  • Daerah Italia dipersempit
  • Etriest menjadi daerah merdeka dibawah pemerintahan PBB
  • Ethiopa dan Albania bebas dari kekuasaan Italia
  • Semua jajahan Italia di Afrika Utara diambil alih oleh INggris
  • Italia wajib membayar kerugian perang.

4. Perjanjian Sekutu-Austria dilaksanakan di Austria pada tahun 1945 dengan berbagai keputusan, seperti berikut ini:
  • Kota Wina dibagi menjadi empat wilayah pendudukan dan dikuasai oleh Amerika Serikat, Inggris, Prancil, dan Uni soviet.
  • Persyaratan lain menyusun sebab belum ada keputusan dan persetujuan dari ke 4 negara pemenang Perang Dunia II di Wina.

5. Perjanjian Sekutu dengan Hingaria, Rumania, Bulgaria, Finlandia ditentukan di Paris tahun 1945 dengan beberapa keputusan yang pada intinya sama , yaitu:
  • Setiap negara wilayahnya diperkecil
  • Setiap negar wajib mengganti biaya perang.

6. Perjanjian perdamaian di atas kapal Missouri
2 September 1945: Jepang menandatangani perjanjian perdamaian di atas kapal Missouri milik Amerika Serikat, dan Perang Dunia II di kawasan Asia Pasifik berakhir.
Menyerahnya Jepang pada bulan Agustus 1945 menandai akhir Perang Dunia II.

Siaran Perintah Kaisar mengenai kapitulasi
Tepat pukul 12.00 tengah hari Waktu Standar Jepang tanggal 15 Agustus diudarakan rekaman pidato Kaisar Jepang kepada rakyat yang berisi Perintah Kekaisaran tentang Penghentian Perang. Sebagian di antara isinya:
... Walaupun selama tahun empat tahun semua telah menunjukkan yang terbaik--kekuatan angkatan laut dan angkatan darat yang telah bertempur dengan gagah berani, ketekunan dan kegigihan banyak pegawai negeri kami, dan pengabdian setia seratus rakyat kami--situasi perang berkembang tidak selalu ke arah keuntungan Jepang, sementara situasi umum dunia tidak menguntungkan kepentingan kita.Tepat pukul 12.00 tengah hari Waktu Standar Jepang tanggal 15 Agustus diudarakan rekaman pidato Kaisar Jepang kepada rakyat yang berisi Perintah Kekaisaran tentang Penghentian Perang. Sebagian di antara isinya:

Musuh kita telah mulai memakai sebuah bom baru yang kejam, membunuh dan melukai banyak orang tidak berdosa, kekuatannya dalam menimbulkan kerusakan, sungguh, tidak terkira. Selain itu, bila kita terus berperang, tidak hanya akan berakhir dengan kemusnahan bangsa Jepang namun juga akan membawa kepunahan total peradaban manusia.

Bila memang sudah demikian, bagaimana kita akan menyelamatkan berpuluh-puluh juta rakyat kami, atau menebusnya di depan arwah suci para leluhur kaisar? Ini adalah alasan mengapa kami telah menerima syarat-syarat Deklarasi Bersama.
...

Bila dipikirkan, selanjutnya penderitaan yang akan dialami kekaisaran, pastinya akan sangat luar biasa. Kami mengetahui ketulusan hati Anda, rakyat sekalian. Namun, ke mana pun tuntutan waktu dan nasib akan membawa kami, dengan menahan apa yang tidak tertahankan, dan menderita penderitaan yang tidak terperikan, kami menginginkan kedamaian abadi.

Related Post

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel